Jumat, 03 Oktober 2014
PERPU yang tepat untuk memulihkan hak demokrasi langsung rakyat,
2 Oktober 2014, jam 21.30 , Presiden SBY menerbitkan 2 Perpu tentang Pilkada
yaitu
Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang itu mengenai Undang-Undang Pemilihan Kepala Daerah dan Undang-Undang Pemerintah Daerah.
Dalam Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2014 tentang Perubahan Pemilihan Kepala Daerah,
SBY mengganti mekanisme pemilihan dari tidak langsung menjadi langsung.
Adapun Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 2 tentang Perubahan Pemerintah Daerah,
SBY menghilangkan kewenangan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah memilih gubernur, bupati, dan wali kota.
SELAMAT ATAS TERPILIHNYA GKR HEMAS SEBAGAI WAKIL KETUA DPDP RI
SELAMAT ATAS TERPILIHNYA GKR HEMAS SEBAGAI WAKIL KETUA DPDP RI ,
SEMOGA DPD RI MAKIN BERPERAN NYATA DI MASYARAKAT
SEMOGA DPD RI MAKIN BERPERAN NYATA DI MASYARAKAT
Senin, 07 Juli 2014
Sabtu, 05 Juli 2014
Pemilu Presiden dan pengaruhya terhadap pangan, energi, dan lingkungan
Pemilu Presiden dan pengaruhya terhadap pangan, energi, dan lingkungan.
klikSabtu, 14 Juni 2014
Pemilihan Presiden 2014, " Menanti Kejujuran",
Ada baiknya kita mendengar lagu Lirik Lagu Gonk 2000,
"Menanti Kejujuran"
Lari dan lepas segala impian
nikmati lagu ini di
http://www.youtube.com/watch?v=bv79dIvseM8
Mari ucapkan terima kasih kepada Gonk 2000 dan God Bless ,karena dapat menikmati lagu gratis dengan racikan musik berkualitas tinggi, karya asli Indonesia.
"Menanti Kejujuran"
Lari dan lepas segala impian
Akan indahnya hari depan
Nikmatnya kedamaian yang kudambakan
Masih tetap impian
Kini kuberpijak di persimpangan
Tanpa arah pasti kujelang
Tak pernah ku mengerti
Arti kedamaian
Yang pernah kau janjikan
Menanti kejujuran
Menanti kejujuran
Harapkan kepastian
Hanya itu yang sanggup aku lakukan
Menanti
kejujuran
Harapkan
kepastian
Smoga
damai jadi kenyataan
Bila janji yang pernah kau beri
Bila janji yang pernah kau beri
Akan kunikmati dalam hidup ini
nikmati lagu ini di
http://www.youtube.com/watch?v=bv79dIvseM8
Mari ucapkan terima kasih kepada Gonk 2000 dan God Bless ,karena dapat menikmati lagu gratis dengan racikan musik berkualitas tinggi, karya asli Indonesia.
Rabu, 04 Juni 2014
Pemilihan Presiden kita ,Bukan sebuah pertandingan, ini adalah pilihan.
Pemilihan saat ini perlu kita bahas dengan seksama mengingat saat inilah kita menentukan pilihan untuk pemimpin kita yang meskipun kekuasaannya secara nyata sudah berkurang dari periode sebelum ada amandemen UUD 45, dan terbagi dengan DPR , tapi masih vital dan penting karena Presiden adalah eksekutif atau kepala pemerintahan.
Pada saat ini telah muncul 2 kandidat Presiden beserta cawapres di hadapan kita. Jelas saat ini , mereka hadir setelah terseleksi oleh proses panjang.Bagaiamanapun juga mereka adalah putra putri terbaik bangsa ini. Maka sangat disayangkan munculnya upaya menjelekkan jelekan salah satu pihak. Gambaran detail tentang profile yang jelas dan bagaimana mereka akan memimpin adalah penting tetapi prasangka atau dendam akan menghanguskan kita semua, menjerumuskan kita.
Gambaran tentang pemilihan presiden seperti pertandingan tinju adalah gambaran yang dibuat tanpa mempertimbangkan peran rakyat sebagai pemilih. Ini seperti rakyat pasif menonton dan kemenangan ditentukan oleh mereka berdua. Tetapi hal ini sering jadi rujukan banyak pihak mulai wartawan, redaksi, mass media, pengamat sehingga kondisi di masyarakat menjadi panas.
Bagi capres, berlomba-berlomba mencapai kebaikan bagi seluruh rakyat , dan bagi pemilih , kita perlu memilih pemimpin yang akan memberikan kebaikan yang lebih besar.Pemimpin yang bisa memberikan kebaikan besar tentunya didahului mampunya si pemimpin menyerap aspirasi rakyat , mengartikulasikan, dan kemuadian memberikan kepemimpian sesuai tujuan negara ini dibentuk.
Pemilihan Presiden 2014 ,Anak Kehidupan, pesan Gobless bersama Ahmad Albar
Anak Kehidupan
Duduk sendiri ,Disini kutatap langit
Sambil kupetik gitar, kucumbui senja
Ombak lautan,seolah ajak bicara
tentang sebuah mimpi, tentang jalan yang panjang
langit makin merah..
hari berganti mengiringi langkah kaki
bagaikan matahari yang menyinari bumi
walau badai masih terkadang menerjang
kan tetap aku mainkan, nyanyian kehidupan
langit semakin merah
Kadang ku tak mengerti
akan isyarat alam ini
namun semuanya
bagai sebuah symphoni,kadang tersendat,kadang kupetik gitar ini
hari berganti mengiri langkah kaki
meraba mata hati kucari titik bumi
walaupun badai masih menghadang nanti
oh ....biar saja kunyanyikan lagu ini
kadang ku tak mengerti,akan isyarat alam ini
sering tak kusadari,bara api di dada ini
namun semuanya bagai sebuah symponi
hoo...hoo..
( dikutip dari lagu Godbless,anak kehidupan., dinyanyikan Ahmad Albar.)
silakan nikmati musik ini, maru ucapkan terima kasih kepada God Bless.
http://www.youtube.com/watch?v=352FoFyOppw&noredirect=1
Rabu, 14 Mei 2014
Caleg terpilih menjadi Anggota DPRRI 2014-2019
Berdasar Keputuusan KPU ,14Mei 2014.,nomor 416 tahun 2014.
Caleg terpilih menjadi Anggota DPRRI 2014-2019
Hanafi Rais,PAN
H.M.IdhamSamawi ,PDIP.
Siti Hediati S , Golkar
MY Esti Wijayati ,PDIP.
Andhika Pandhu P,Gerindra.
Dr. H .Sukamta.,PKS.
H. Agus Sulsityono,PKB.
Ambar Tjahyono, P Demokrat.
Anggota DPD terpilih 2014:
GKR Hemas
Moch Afnan Hadikusumo.
Cholid Mahmud.
Hafidz Asrom
Jumat, 09 Mei 2014
Hasil rekapitulasi KPU nasional pemilu 2014 yang disahkan 9 Mei 2014 malam
Berikut ini daftar lengkap perolehan suara parpol peserta Pemilu 2014 dari hasil rekapitulasi KPU nasional
9 Mei 2014 malam.
1. Partai NasDem: 8.402812 (6,72%)
2. PKB: 11.298.957 (9,04%)
3. PKS: 8.480.204 (6,79%)
4. PDIP: 23.681.471 (18,95%)
5. Partai Golkar: 18.432.312 (14,75%)
6. Partai Gerindra: 14.760.371 (11,81%)
7. Partai Demokrat: 12.728.913 (10,19%)
8. PAN: 9.481.621 (7,59%)
9. PPP 8157488 6,53%
10. Partai Hanura: 6.579.498 (5,25%)
14. PBB: 1.825.750 (1,46%)
15. PKPI: 1.143.094 (0,91%)
Total suara sah dalam Pemilu 2014 adalah 124.972.491.
Partisipasi masyarakat dalam pemilu legislatif ini mencapai 75,11 persen.
untuk jual beli rumah lihat :
http://rumahtanahdijogjakarta.blogspot.com/
Selasa, 29 April 2014
Saat ini, Demokrasi atau MoneyCrazy..?
Pemantau pemilu
Kemitraan mengungkapkan, praktik politik uang pada Pemilu 2014 terjadi lebih
masif, vulgar, dan brutal dibandingkan pemilu terdahulu. Bukan hanya melibatkan
peserta pemilu dan pemilih, tetapi juga penyelenggara pemilu.
"Kami banyak
mendengar dan menerima laporan, politik uang pada pemilu kali ini sangat masif,
vulgar dan brutal. Bahkan, ada yang mengatakan paling brutal dan vulgar
dibanding pemilu-pemilu sebelumnya," ujar Penasehat Pemantau Kemitraan
Wahidah Suaib di Gedung Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu), Jakarta Pusat,
Senin (21/4/2014, kompas).
Dia mengatakan,
berdasarkan laporan pemantau di lapangan, politik transaksional melibatkan
partai, caleg, saksi partai, kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS) dan
panitia pemungutan suara (PPS). Hal itu dilakukan untuk memenangkan caleg atau
partai tertentu.
Wahidah juga mengatakan,
hal tersebut jelas melanggar azas independensi dan profesionalisme yang
mestinya dijunjung tinggi penyelenggara pemilu di semua tingkatan. Politik
tebar uang ini sangat memprihatinkan karena dilakukan secara terang-terangan
dan parahnya sebagai suatu yang hal lazim.
Terkait politik uang
yang makin menguat, Lingkaran Survei Indonesia (LSI) pernah membuat survei
khusus untuk mengukur tingkat skala politik uang dalam pilkada. Survei tersebut
dilakukan dengan populasi nasional pada bulan Oktober 2005 dan Oktober 2010.
Survei menggunakan metode penarikan sampel Multistage Random Sampling (MRS).
Jumlah sampel sebanyak 1.000 orang responden dengan tingkat kesalahan sampel
(sampling error) sebesar plus minus 4%. Hasil survey menunjukkan publik yang
menyatakan akan menerima uang yang diberikan oleh kandidat mengalami kenaikan.
Pada tahun 2005, sebanyak 27,5% publik menyatakan akan menerima uang yang
diberikan calon dan memilih calon yang memberi uang. Angka ini naik menjadi
37,5% di tahun 2010.
Demikian pula persepsi public
bahwa politik uang akan mempengaruhi pilihan atas kandidat, juga mengalami
kenaikan dari 53,9% di tahun 2005 menjadi 63% di tahun 2010.
(suarapublik.co.id/index/index.php?...politik-uang..).
Sedangkan faktor yang
menyebabkan poltik uang ini makin marak dan seperti lazim sampai saat ini, menurut hasil survey dan
diskusi adalah:
1. Masyaraakat yang masih perlu uang karena kondisi
ekonominya belum sejahtera.
2. Caleg yang
memaksakan diri, tanpa melihat kemampuan riil.
3, Adanya investor atau
botoh atau cukong yang siap mendanai si caleg , yang bila berhasil jadi anggota
legislatif, si pemodal itu akan mendapat
proyek ( main mata ) dari pemda atau
pemerintah pusat yang seharusnya ditender terbuka. Seperti diketahu anggota
legislatif saat ini punya wewenang di anggaran APBD/APBN sampai sangat rinci.
4. Prakondisi di
masyarakat dimana banyak sekali pilkada
menggunakan politik uang dan si pemain money politik tetap dapat berkuasa
dengan nyaman.
5. Mahkamah Konstitusi sebagai lembaga hukum pengadil pemilihan umum telah tercoreng oleh kasus suap yang mengenai langsung Puncak kekuasaan Mahkamah Konstitusi yaitu Ketua Mahkamah Konstitusi.
5. Prakondisi di
masyarakat oleh putusan -putusan Mahkamah Konstitusi (MK) sejak MK menangani sengketa hasil Pilkada dari tahun 2008 ( baik diketuai Mahfud ataupun Akil ) yang
didalamnya terdapat politik uang, yaitu
a. MK tidak merekomendasikan pengusutan
politik uang ke polisi menjadi pidana dengan sangsi hukum yang berat dan
hanya mendiskualifikasi ( menggugurkan ) peserta pilkada tersebut.
b. Bila pihak penggugat dan tergugat akhirnya terbukti di persidangan
sama sama melakukan politik uang gugatan
cuma ditolak tapi tidak ada sangsi hukum
terhadap para pelaku, dan tak ada diskualifikasi pada mereka.
c. Putusan Mk untuk pemilihan ulang tidak ada
sangsi diskualifikasi terhadap pelaku politik uang,atau menjadikannya pidana
pemilu yang berujung diskualifikasi ,
dan ternyata pelaku kembali melakukan politik uang dengan modus yang
berbeda.
Hal ini menjadikan
persepsi di masyarakat bahwa politik uang itu adalah cara yang diperbolehkan
dan pelaku tidak bisa dihukum dan tak
ada sangsi.
Sehingga apa yang bisa diharapkan dari anggota
legsilatif hasil Pemilu 2014 ini ?
Pemilu saat ini lebih
tepat dinyatakan sebagai pesta
MoneyCrazy daripada pesta Demokrasi.
Senin, 28 April 2014
Melihat besarnya kecintaan warga Yogya ke GKR Hemas istri Sultan HB X sebagai DPD RI, Maka Sultan Hamengkubuwono X layak diusung manjadi Calon Presiden RI
Melihat besarnya kecintaan warga Yogya ke GKR Hemas istri Sultan HB X sebagai DPD RI,
Maka Sultan Hamengkubuwono X layak diusung manjadi Calon Presiden RI .
GKR Hemas sebagai permaisuri Sultan HB X telah terpilih 3 kali sebagai anggota DPD , dan meraih dukungan selalu diatas 55 %, dan tanpa politik uang. Kemenangan ini seperti menang satu putaran dalam suatu pemilu dengan pesaing yang berjumlah 12 orang,
Hal ini juga menjadi bukti nyata bahwa keluarga keraton Yogyakarta baik Sultan HB X maupun permaisuri HB X mendapat dukungan dan kecintaan yang besar dari masyarakat.
Sedangka mengenai kompetensi , bisa dilhta dari survei oleh The President Centre Oktober 2013,
"Sri Sultan Hamengku Buwono X meraih nilai tertinggi yakni 529 poin," kata Direktur Eksekutif The President Center saat mengumumkan hasil jajak pendapat di Jakarta, Rabu (23/10/ 2013 ).
Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X meraih nilai tertinggi sebagai tokoh yang paling memiliki kompetensi untuk diusung sebagai calon presiden atau calon wakil presiden. Jejak pendapat yang dilakukan The President Center, Sri Sultan meraih poin tertinggi mengungguli 37 tokoh nasional lainnya.
GKR Hemas sebagai permaisuri Sultan HB X telah terpilih 3 kali sebagai anggota DPD , dan meraih dukungan selalu diatas 55 %, dan tanpa politik uang. Kemenangan ini seperti menang satu putaran dalam suatu pemilu dengan pesaing yang berjumlah 12 orang,
Hal ini juga menjadi bukti nyata bahwa keluarga keraton Yogyakarta baik Sultan HB X maupun permaisuri HB X mendapat dukungan dan kecintaan yang besar dari masyarakat.
Sedangka mengenai kompetensi , bisa dilhta dari survei oleh The President Centre Oktober 2013,
"Sri Sultan Hamengku Buwono X meraih nilai tertinggi yakni 529 poin," kata Direktur Eksekutif The President Center saat mengumumkan hasil jajak pendapat di Jakarta, Rabu (23/10/ 2013 ).
Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X meraih nilai tertinggi sebagai tokoh yang paling memiliki kompetensi untuk diusung sebagai calon presiden atau calon wakil presiden. Jejak pendapat yang dilakukan The President Center, Sri Sultan meraih poin tertinggi mengungguli 37 tokoh nasional lainnya.
Rekap KPU DIY 25 April 2014
Dari hasil rekapitulasi KPU DIY :
8 caleg DPR RI yang lolos itu dari 7 parpol.
Berdasarkan hasil rekapitulasi perolehan suara parpol dalam rapat pleno KPU DIY,
PDIP menempati urutan pertama dengan perolehan 511.781 suara atau 24,86 persen.
Posisi kedua ditempati PAN dengan perolehan 282.207 suara atau 13 persen.
PAN namtinya mendapatkan 1 kursi.
Posisi ketiga ditempati Gerindra dengan perolehan 256.401 atau 12,46 persen.
Selanjutnya posisi keempat ditempati PKB dengan perolehan 211.689 suara atau 10,28 persen.
Posisi kelima Golkar memperoleh 193.806 suara atau 9,42 persen.
Posisi keenam PKS memperoleh 173.550 suara atau 8,43 persen.
Posisi ketujuh adalah Partai Demokrat memperoleh 136.876 suara atau 6,65 persen.
Parpol yang sesuai atau memenuhi jumlah Bilangan Pembagi Pemilih (BPP), 257.433 hanya ada dua partai yakni PDIP dan PAN.
PDIP yang lolos adalah HM Idham Samawi dan Wijayati.
1 Kursi PAN, Golkar, PKS, Gerindra, PKB, adalah
Hanafi Rais, Siti Hediati alias Titiek Soeharto, Sukamto, Andika Pandu Purugabaya, Agus Sulistyono,
Demokrat meraup 136.876 suara, meloloskan Ambar Tjahjono meraih 38.166.
KRMT Roy Suryo hanya mendapatkan 28.243 suara. selisih 10.023 suara di bawah Ambar.
GKR Hemas untuk DPD RI memroleh 1.017.686 suara atau 50,59 persen.
Jumlah perolehan suara yang diraih GKR Hemas ini yang menembus angka 1 juta itu, tidak tertandingi calon lainnya
Caleg Terpilih sementara sebelum penetapan resmi KPU
Data diatas merupakan hasil perolehan suara hasil rekapiltulasi KPU DIY, dan kemuingkinan besar tidak berubah.
Untuk penetapan resmi KPU DIY tangal 9 mei 2014.
Senin, 21 April 2014
Caleg dan berita pengambil alihan BTN oleh Bank Mandiri,
Satu lagi keganjilan muncul di republik ini, yaitu tentang pengambil alihan Bank BTN oleh Bank Mandiri. Hal ini dipandang aneh karena sebenarnya beberapa pengamat perbankan menyatakn Indonesai perlu bank yang fokus ke sektor sektor tertentu dalam upaya untuk memajukan kesejahteraan umum atau kesejahteraan rakyat. Bank BTN adalah masuk 10 bank terbesar di Indonesai dan bank yang dikenal fokus ke sektor perumahan dimana rumah adalah salah satu kebutuhan dasar manusia termasuk manusia Indonesia selain pangan dan sandang.
Perlunya bank fokus juga sempat diutarakan oleh Perbanas, dimana bank umum cenderung akan melayani segmen kredit yang paling menguntungkan, dan ini tentu tidak di KPR untuk ekonomi lemah. Kredit konsumsi seperti kartu kredit dengan bunga tinggi tentu paling menguntungkan misalnya. Jika akan menyasar perusahaan besar raksasa , biasanya perusahan besar juga tidak bergantung ke satu bank mereka bisa sindikasi, justru yang diperlukan adalah regulasi dari BI dan kementrian bidang ekonomi agar perusahaan besar di Indonesai mau ke bank nasional dan tidak ke bank asing, mengingat bank asing memang tingkat bunganya lebih rendah. , maka alasan untuk menyaingi Bank negara lain dengan berdasar ukuran seperti kamuflase. Dan untuk memperbesar ukuran bank bisa juga dilakukan dengan membeli bank swasta bukan BTN bank pemerintah yang fokus ke penyediaan rumah dengan kinerja baik. Bial alasan ketidak berhasilan pencapaian target pemenuhan 15 juta rumah seabgai alasan, ini perlu juga ditinjau dari pengaruh adanya mafia developer perumahan yang cederung tidak mau membangun rumah murah bagi rakyat bukan BTN yang justru fokus sebagai penyalur kredit rumah.
Indonesia untuk pemerataan ekonomi justru perlu banyak bank-bank fokus ke sektor tertentu seperti pertanian, dimana dulu pernah ada Bank Bumi Daya yang fokus ke pertanian.Pak Dahlan perlu berpikir ulang.
mengenai BTN klik dibawah ini
public expose BTN .
Minggu, 20 April 2014
Selasa, 15 April 2014
Pada saatnya, akan diumumkan Caleg Terpilih sesuai Dapil.
( bagi pembaca yang ingin membeli rumah atau tanah di jogjakarta
silakan klik http://rumahtanahdijogjakarta.blogspot.com/
terima kasih..
Money Politik,dan kemiskinan
Tidak dapat disangkal penyebaran uang untuk memenangkan caleg di banyak tempat menurunkan kualitas demokrasi. Caleg yang terpilih menjadi tidak terjamin kualitasnya. Dan banyak caleg atau partai berpikir dan merasa , telah memberi uang ya sudah, berarti sudah membayar pilihan rakyat yang 5 tahun itu. Tidak perlu tanggung jawab untuk 5 tahun,karena kemarin sudah dibayar untuk memilih.
Di lain pihak masyarakat yang masih banyak berkonomi lemah sangat mudah untuk diberi uang dan dibujuk. Memang ada yang berkilah terima uangnya jangan pilih calegnya, tetapi itu juga tidak efektif mengingat para caleg pemberi uang juga punya strategi mengunci yang diberi uang. Terima uang ya harus milih.
Masyarakat yang miskin atau yang masih perlu uang 50 ribu, 100 ribu , 150 ribu pada satu hari itu masih sangat banyak. Uang senilai itu masih menggiurkan, masih dibutuhkan. Kemiskian atau ekonomi masih kekurangan masih merata dibanyak wilayah. kesenjangan ekonomi masih lebar. Di jakarta bisa dilihat banyak pemukiman elit, apartemen dan disebelahnya adalah pemukiman kumuh. Tidak hanya di Jakarta,kaum miskin kota ada dimana - mana. Di desa juga lahan pertanian makin sempit, sehingga memaksa warga jadi pekerja musiman ke kota besar seperti Jakarta,Surabaya, Semarang dll. dan bahkan memaksa mereka untuk pergi jadi tenaga kerja ke luar negeri.
Sebenarnya sudah banyak usaha pemerintah dan keberhasilan dicapai, tetapi memang belum cukup mengingat besarya jumlah penduduk dan pemerataan ekonomi yang tidak rata, baik dari segi wilayah maupun kelompok masyarakat penerima. Di Indonesia pengelompokan masyarakat terutama berdasar wilayah tempat tinggal, organisasi formal non formal , suku bangsa dan beberapa sebab lain.Pengelompokan itu membentuk pola komunikasi, pola interaksi dan juga alur-alur transaksi ekonomi.
Contoh potret kemiskinan menunjukkan suku bangsa Jawa yang merupakan jumlah penduduk terbesar sampai saat ini masih menempati porsi terbesar penduduk miskinnya. Jumlah orang miskin maupun persentase kemiskinan suku bangsa jawa yang tinggal di P Jawa masih besar. Pembangunan memang pesat di wilayah P Jawa tetapi yang menikmati hasil pembangunan utamanya bukan orang jawa.Akses permodalan masih misterius, perbankan dan perusahaan besar dikuasai kelompok tertentu, distribusi barang juga dikuasai kelompok tertentu, tanah - tanah juga dikuasai kelompok tertentu.Wirasawastawan setempat cenderung kecil menengah dan hanya satu dua yang benar-benar besar. Pengelola pemerintahan dan perijinan memanglah orang setempat dan mereka kaya ( secara pribadi) dengan memainkan itu, tetapi yang jelas kekayaan ekonomi secara makro dan roda ekonomi masih dikuasai kelompok tertentu, sehingga pengelola pemerintahan masih takluk pada kelompok penguasa ekonomi.
Di lain pihak masyarakat yang masih banyak berkonomi lemah sangat mudah untuk diberi uang dan dibujuk. Memang ada yang berkilah terima uangnya jangan pilih calegnya, tetapi itu juga tidak efektif mengingat para caleg pemberi uang juga punya strategi mengunci yang diberi uang. Terima uang ya harus milih.
Masyarakat yang miskin atau yang masih perlu uang 50 ribu, 100 ribu , 150 ribu pada satu hari itu masih sangat banyak. Uang senilai itu masih menggiurkan, masih dibutuhkan. Kemiskian atau ekonomi masih kekurangan masih merata dibanyak wilayah. kesenjangan ekonomi masih lebar. Di jakarta bisa dilihat banyak pemukiman elit, apartemen dan disebelahnya adalah pemukiman kumuh. Tidak hanya di Jakarta,kaum miskin kota ada dimana - mana. Di desa juga lahan pertanian makin sempit, sehingga memaksa warga jadi pekerja musiman ke kota besar seperti Jakarta,Surabaya, Semarang dll. dan bahkan memaksa mereka untuk pergi jadi tenaga kerja ke luar negeri.
Sebenarnya sudah banyak usaha pemerintah dan keberhasilan dicapai, tetapi memang belum cukup mengingat besarya jumlah penduduk dan pemerataan ekonomi yang tidak rata, baik dari segi wilayah maupun kelompok masyarakat penerima. Di Indonesia pengelompokan masyarakat terutama berdasar wilayah tempat tinggal, organisasi formal non formal , suku bangsa dan beberapa sebab lain.Pengelompokan itu membentuk pola komunikasi, pola interaksi dan juga alur-alur transaksi ekonomi.
Contoh potret kemiskinan menunjukkan suku bangsa Jawa yang merupakan jumlah penduduk terbesar sampai saat ini masih menempati porsi terbesar penduduk miskinnya. Jumlah orang miskin maupun persentase kemiskinan suku bangsa jawa yang tinggal di P Jawa masih besar. Pembangunan memang pesat di wilayah P Jawa tetapi yang menikmati hasil pembangunan utamanya bukan orang jawa.Akses permodalan masih misterius, perbankan dan perusahaan besar dikuasai kelompok tertentu, distribusi barang juga dikuasai kelompok tertentu, tanah - tanah juga dikuasai kelompok tertentu.Wirasawastawan setempat cenderung kecil menengah dan hanya satu dua yang benar-benar besar. Pengelola pemerintahan dan perijinan memanglah orang setempat dan mereka kaya ( secara pribadi) dengan memainkan itu, tetapi yang jelas kekayaan ekonomi secara makro dan roda ekonomi masih dikuasai kelompok tertentu, sehingga pengelola pemerintahan masih takluk pada kelompok penguasa ekonomi.
Kamis, 10 April 2014
Ada Money Politik di daerah Jawa Tengah
Menurut pantauan KIPP , ada praktek money politik ke warga di Kabupaten Boyolali, Klaten, Delanggu, Sukoharjo, Ungaran.
Dari informasi relawan / responden independent langsung, didapat temuan money poiltik ke warga di Solo, didaerah yang berjarak 1 km dari terminal bis Solo, pada saat menjelang pemungutan suara. Calon pemilih diberi 50 - 100 ribu, oleh tim caleg yang beberapa waktu sebelumnya sudah memberi kartu nama caleg berwarna merah dan atribut kampanye.
Sementara itu di daerah berjarak 2 km dari terminal Kartosuro, terdapat temuan penyebaran uang yang melibatkan pihak-pihak oknum pengurus RT. Kedua Relawan pelapor minta identitanya dirahasiakan, karena kwatir dengan urusan administartif terganngu di kelurahan.Selain itu ada motif pemberian uang setelah mencoblos.
Dari informasi relawan / responden independent langsung, didapat temuan money poiltik ke warga di Solo, didaerah yang berjarak 1 km dari terminal bis Solo, pada saat menjelang pemungutan suara. Calon pemilih diberi 50 - 100 ribu, oleh tim caleg yang beberapa waktu sebelumnya sudah memberi kartu nama caleg berwarna merah dan atribut kampanye.
Sementara itu di daerah berjarak 2 km dari terminal Kartosuro, terdapat temuan penyebaran uang yang melibatkan pihak-pihak oknum pengurus RT. Kedua Relawan pelapor minta identitanya dirahasiakan, karena kwatir dengan urusan administartif terganngu di kelurahan.Selain itu ada motif pemberian uang setelah mencoblos.
Selasa, 08 April 2014
Dari Dapil II, X, XI, Jawa Timur, Ada Politik Uang
Serangan fajar politik uang sampai malam ini semarak di beberapa dapil Jawa Timur, tidak hanya dilakukan Caleg DPRD tingkat provinsi dan Caleg DPRD tingkat Kabupaten/ Kota. Tapi juga dilakukan Caleg DPR RI. Uang yang disebar beragam, antara Rp40 ribu sampai Rp100 ribu.
Pantauan tim responden untuk Caleg DPR RI Dapil XI wilayah Tuban dan Bojonegoro, dan Dapil X wilayah Lamongan dan Gresik, misalnya, sudah ada yang menyebar uang beragam dan paling sedikit Rp40 ribu untuk setiap pemilih.Demikian juga di DAPIL JATIM II , tim dari Caleg DPR RI berinisial Msbkm,seperi diutarakan responden dan ada fotonya, menyeba..w.. uang ke warga di Probolinggo dan Pasuruan......., serta ke penygr..... pemil......>>u setempat.
Akibat ramainya Caleg di daerah-daerah melakukan serangan fajar dengan menyebar uang ini, beberapa toko , misalnya di Bojonegoro, mengaku kesulitan uang receh puluhan ribu. “Seharian ini, toko saya dan toko teman-teman mengeluh kesulitan untuk mendapatkan uang receh puluhan ribu,” kata sebut Fatma, pemilik toko emas di Bojonegoro kepada responden.....>>...
Sementa itu, tim sukses dari salah seorang Caleg DPR RI mengaku, dirinya hari ini diminta sang Caleg untuk mengambil uang di bank Rp500 juta. Uangnya terdiri sepuluha ribu dan lima puluhan ribu. Karena dibagikan kepada pemilih hanya puluhan ribu, praktis harus ditukarkan ke toko-toko untuk mendapatkan pecahan puluhan ribu rupiah. “Saya juga iku kebagian membagikan ke warga. Setiap pemilih dapat Rp40 ribu,” katanya kepada responden.
( informasi ini dihimpun dari pertukaran informasi antar responden berita )
SELAMAT MENCOBLOS CALEG PILIHAN ANDA, mohon kejujuran penghitungan suara rakyat
Kepada seluruh warga masyarakat dimanapun anda berada , kami mengucapkan selamat mencoblos Caleg Pilihan anda, dan semoga aspirasi kita semua dapat terwakili oleh para Caleg tersebut.
Untuk referensi sederhana,Margin Error sering disalah artikan sebagai selisih kesalahan hasil survei terhadap aktual, padahal pengertian yang betul tidak demikian. Untuk lebih detail bisa dibuka buku buku statistik yang banyak tersedia di toko buku dan perpustakaan.Secara sedehana, margin error yaitu :
"The margin of error is a statistic expressing the amount of random sampling error in a survey's results".Margin error adalah ungkapan statistik mengenai jumlah kesalahan random sampling pada suatu hasil survei.
Sedangkan Tingkat kepercayaan , pengertian sederhanya bisa dilihat di
http://en.wikipedia.org/wiki/Confidence_interval
yaitu : In statistics, a confidence interval (CI) is a type of interval estimate of a population parameter and is used to indicate the reliability of an estimate.
Jadi begitulah hasil survei adalah mengandung unsur estimasi = perkiraan = prediksi = ramalan.
Margin error dalam bahasa sederhana adalah naik turunmya nilai hasil survei, bukan dibandingkan dengan nilai nyata.
Meskipun demikian. survei sangat berguna karena memberikan gambaran tapi itu bukan hasil nyata. Survei menggunakan sample , jadi tidak dilakukan ke setiap orang dalam anggota populasi.Demikian juga dengan hitung cepat bila, tidak setiap TPS di seluruh Indonesia dihitung hasilnya, maka secara ilmu statistik, itu tetap survei.
( maaf halaman...,,..>> hilang.....)
Untuk
lembaga terutama yang menyelenggarakan hitung cepat, keilmuan tidak
perlu disembunyikan dan jangan dipleintir , mohon di jelaskan metode dan
definisi margin error dan arti tingkat kepercayaan pada
masyarakat.Masyarakat masih banyak yang bingung dengan ilmu statistik,
tetapi jangan dipersulit memahaminya. Kita sudah sering mengalami
kesenjangan antar disiplin ilmu, sehingga ekonom kita hanya percaya pada
industri pakaian, kaos kaki, sepatu, ( industi limbah, industri tukang
jahit) , dan tidak dapat percaya pada industri berteknologi tinggi,
seperti komputer, mesin, pengolahan logam, software. dll.
Untuk referensi sederhana,Margin Error sering disalah artikan sebagai selisih kesalahan hasil survei terhadap aktual, padahal pengertian yang betul tidak demikian. Untuk lebih detail bisa dibuka buku buku statistik yang banyak tersedia di toko buku dan perpustakaan.Secara sedehana, margin error yaitu :
"The margin of error is a statistic expressing the amount of random sampling error in a survey's results".Margin error adalah ungkapan statistik mengenai jumlah kesalahan random sampling pada suatu hasil survei.
Sedangkan Tingkat kepercayaan , pengertian sederhanya bisa dilihat di
http://en.wikipedia.org/wiki/Confidence_interval
yaitu : In statistics, a confidence interval (CI) is a type of interval estimate of a population parameter and is used to indicate the reliability of an estimate.
Jadi begitulah hasil survei adalah mengandung unsur estimasi = perkiraan = prediksi = ramalan.
Margin error dalam bahasa sederhana adalah naik turunmya nilai hasil survei, bukan dibandingkan dengan nilai nyata.
Meskipun demikian. survei sangat berguna karena memberikan gambaran tapi itu bukan hasil nyata. Survei menggunakan sample , jadi tidak dilakukan ke setiap orang dalam anggota populasi.Demikian juga dengan hitung cepat bila, tidak setiap TPS di seluruh Indonesia dihitung hasilnya, maka secara ilmu statistik, itu tetap survei.
( maaf halaman...,,..>> hilang.....)
Jumat, 28 Maret 2014
Calon Anggota DPD DI Yogyakarta pilihan
Calon Anggota DPD dari Daerah Istimewa Yogyakarta,
updated baru
Menurut informasi dari masyarakat luas, diprediksi Ibu GKR hemas, tetap akan terpilih sebagai calon DPD dari dapil Jogja,..
sedangkan ,
Calon Anggota DPD dari DI Yogyakarta, yang banyak mendapat dukungan masyarakat di DI Yogyakarta selain Ibu Gusti Kanjeng Ratu Hemas , berdasar jajak pendapat adalah sebagai berikut :
1. Ismarindayani , SH., MH., CN.
atau
warga tetangganya di Yogyakarta memanggil Ibu Roy Suryo, atau Ririen Roy Suryo
2. Muhammad Afnan Hadikusumo.
adapun jumlah kursi DPD RI dari DI. Yogyakarta adalah 4 kursi DPD.
Untuk melihat lebih detail profilenya, bisa di klik nama-nama diatas.
Nama-nama diatas muncul setelah diadakan survei untuk anggota DPD pada masyarakat pada rentang waktu 18 Januari 2014 sampai 10 Februari 2014 dengan sample random tercluster dan pengamatan lapangan.
Sampel diambil sesuai usia hak pilih, dengan wawancara terarah.
Berbagai pendapat menyatakan Ibu Ismarindayani mempunyai dukungan yang signifikan karena beliau lahir dan dibesarkan di Yogyakarta, sehingga dalam rentang waktu yang lama dapat menghimpun dukungan yang luas.Popularitasmya makin naik, ketika Pak Roy Suryo, sang suami ibu Ismarindayani menjabat Menteri Pemuda dan Olah Raga.
Adapun Pak Muhammad Afnan Hadukusumo, mendapat dukungan dari warga Muhammadiyah Yogyakarta sebagai penyokong utama dan masyarakat luas berbagai kalangan di DI Yogyakarta.
posting awal : 12 Februari 2014.
updated baru
Menurut informasi dari masyarakat luas, diprediksi Ibu GKR hemas, tetap akan terpilih sebagai calon DPD dari dapil Jogja,..
sedangkan ,
Calon Anggota DPD dari DI Yogyakarta, yang banyak mendapat dukungan masyarakat di DI Yogyakarta selain Ibu Gusti Kanjeng Ratu Hemas , berdasar jajak pendapat adalah sebagai berikut :
1. Ismarindayani , SH., MH., CN.
atau
warga tetangganya di Yogyakarta memanggil Ibu Roy Suryo, atau Ririen Roy Suryo
2. Muhammad Afnan Hadikusumo.
adapun jumlah kursi DPD RI dari DI. Yogyakarta adalah 4 kursi DPD.
Untuk melihat lebih detail profilenya, bisa di klik nama-nama diatas.
Nama-nama diatas muncul setelah diadakan survei untuk anggota DPD pada masyarakat pada rentang waktu 18 Januari 2014 sampai 10 Februari 2014 dengan sample random tercluster dan pengamatan lapangan.
Sampel diambil sesuai usia hak pilih, dengan wawancara terarah.
Berbagai pendapat menyatakan Ibu Ismarindayani mempunyai dukungan yang signifikan karena beliau lahir dan dibesarkan di Yogyakarta, sehingga dalam rentang waktu yang lama dapat menghimpun dukungan yang luas.Popularitasmya makin naik, ketika Pak Roy Suryo, sang suami ibu Ismarindayani menjabat Menteri Pemuda dan Olah Raga.
Adapun Pak Muhammad Afnan Hadukusumo, mendapat dukungan dari warga Muhammadiyah Yogyakarta sebagai penyokong utama dan masyarakat luas berbagai kalangan di DI Yogyakarta.
posting awal : 12 Februari 2014.
Sabtu, 22 Maret 2014
Jumat, 21 Maret 2014
Tarik kursi anggota DPR RI bila tidak mengemban amanah ! Oleh rakyat pemilih !!.
Kita bangsa Indonesai telah memilih jalan demokrasi dan kita sepakat itu sejak 18 Agustus 1945, negara dinamakan Republik Indonesia, Republik yang berarti kekuasaan di miliki rakyat.
Pelaksanaan prinsip republik dalam kehidupan bernegara mengalami pasang surut dan ini menuntut semua pihak untuk meluruskan apabila tidak lurus.
Pada saat kita akan menggelar Pemilu,suatu titik penting dalam negara republik, dan itu diamanatkan UUD 45 sejak 18 Agustus 1945,harus dilaksanakan tiap5 tahun sekali. . Pada kurun waktu 1945-1950,negara kita tidak sempat ada pemilu , dimana alasan yang dikemukakan oleh pemimpin-pemimpin waktu itu adalah kita , bangsa Indonesia masih berperang melawan Belanda.
Setelah kita mendapat pengakuan kedaulatan dari Belanda yang ingin menjajah lagi, negara Indoensia dibawah pimpinan Pak Karno baru melaksankan Pemilu 1955 untuk memeilih anggota DPR Sementara dan dewan Konstituante yang diikuti 172 Partai. Kemudian tahun 1959 Presiden Sukarno mengelurkan dekrit pembubaran Dewan Konstituante, dan pembentukan MPRS. Karena tidak ada Pemilu maka anggota MPRS ini diangkat oleh Presiden. Tahun 1959 atau selambat-lambatnya tahun 1960,mestinya rakyat Indonesia melaksanakan Pemilu, tapi itu tidak terjadi. Pada saat itu politik menjadi lokomotif kehidupan rakyat Indonesia,caci maki adalah hal biasa di mass media,sampai suatu massmedia pun memuat headline katakata kotor adalah hal biasa tetapi tampaknya situasi itu malah kurang menguntungkan bagi rakyat Indonesia.
Tahun 1965-1966,bangsa Indonesia mengalami pergantian kekuasaan,dan partai dilebur jadi cuma 3 dengan kesepakatan nasional. Pemilu dapat dilakukan setiap 5 tahun dengan teratur sejak tahun 1971.Beberapa pihak menilai jumlah partai yang cuma 3 tidak mampu menampung aspirasi mereka. Periode itu memang stabilitas dan pembangunan ekonomi lebih menjadi pilihan.
Tahun 1998 terjadilah reformasi, dan pemilu dilaksanakan lagi tahun 1999 ( 2 tahun setelah pemilu 1997) untuk memilih anggota DPR yang baru yang diikuti 48 partai.
Dan nanti tanggal 9 April 2014, kita bangsa Indonesia akan melaksanakan Pemilu yang ke 11 ( sebelas ). Keteraturan telah tercipta,tetapi proses penitipan amanah kepada anggota DPR tampaknya harus diperbaiki terus menerus.Banyak rakyat menilai,banyak anggota DPR tidak amanah,melanggar janji, beda antara sebelum dipilih dan setelah dipilih.
Salah satu hal penting untuk menciptakan proses demokrasi yang lebih baik adalah RECALL oleh rakyat pemilih,bukan oleh partai.Mengingat kita sekarang pada hakekatnya sudah mencoblos caleg langsung orang per orang, bukan memilih partai.
Bila tidak ada wewenag Recall oleh rakyat pemilih,ini ibarat masyarakat hanya diberi cek kosong. Selesai dicoblos dan terpilih, para angota Legislatif tersebut bisa lenggang kangkung,bisa amanahbisa juga tidak, dan itu bebas tidak terikat. Maka recall oleh rakyat pemilih adalah hal logis.
RECALL,kursi anggoata DPR ditarik bila tidak mengemban amanah !
Pelaksanaan prinsip republik dalam kehidupan bernegara mengalami pasang surut dan ini menuntut semua pihak untuk meluruskan apabila tidak lurus.
Pada saat kita akan menggelar Pemilu,suatu titik penting dalam negara republik, dan itu diamanatkan UUD 45 sejak 18 Agustus 1945,harus dilaksanakan tiap5 tahun sekali. . Pada kurun waktu 1945-1950,negara kita tidak sempat ada pemilu , dimana alasan yang dikemukakan oleh pemimpin-pemimpin waktu itu adalah kita , bangsa Indonesia masih berperang melawan Belanda.
Setelah kita mendapat pengakuan kedaulatan dari Belanda yang ingin menjajah lagi, negara Indoensia dibawah pimpinan Pak Karno baru melaksankan Pemilu 1955 untuk memeilih anggota DPR Sementara dan dewan Konstituante yang diikuti 172 Partai. Kemudian tahun 1959 Presiden Sukarno mengelurkan dekrit pembubaran Dewan Konstituante, dan pembentukan MPRS. Karena tidak ada Pemilu maka anggota MPRS ini diangkat oleh Presiden. Tahun 1959 atau selambat-lambatnya tahun 1960,mestinya rakyat Indonesia melaksanakan Pemilu, tapi itu tidak terjadi. Pada saat itu politik menjadi lokomotif kehidupan rakyat Indonesia,caci maki adalah hal biasa di mass media,sampai suatu massmedia pun memuat headline katakata kotor adalah hal biasa tetapi tampaknya situasi itu malah kurang menguntungkan bagi rakyat Indonesia.
Tahun 1965-1966,bangsa Indonesia mengalami pergantian kekuasaan,dan partai dilebur jadi cuma 3 dengan kesepakatan nasional. Pemilu dapat dilakukan setiap 5 tahun dengan teratur sejak tahun 1971.Beberapa pihak menilai jumlah partai yang cuma 3 tidak mampu menampung aspirasi mereka. Periode itu memang stabilitas dan pembangunan ekonomi lebih menjadi pilihan.
Tahun 1998 terjadilah reformasi, dan pemilu dilaksanakan lagi tahun 1999 ( 2 tahun setelah pemilu 1997) untuk memilih anggota DPR yang baru yang diikuti 48 partai.
Dan nanti tanggal 9 April 2014, kita bangsa Indonesia akan melaksanakan Pemilu yang ke 11 ( sebelas ). Keteraturan telah tercipta,tetapi proses penitipan amanah kepada anggota DPR tampaknya harus diperbaiki terus menerus.Banyak rakyat menilai,banyak anggota DPR tidak amanah,melanggar janji, beda antara sebelum dipilih dan setelah dipilih.
Salah satu hal penting untuk menciptakan proses demokrasi yang lebih baik adalah RECALL oleh rakyat pemilih,bukan oleh partai.Mengingat kita sekarang pada hakekatnya sudah mencoblos caleg langsung orang per orang, bukan memilih partai.
Bila tidak ada wewenag Recall oleh rakyat pemilih,ini ibarat masyarakat hanya diberi cek kosong. Selesai dicoblos dan terpilih, para angota Legislatif tersebut bisa lenggang kangkung,bisa amanahbisa juga tidak, dan itu bebas tidak terikat. Maka recall oleh rakyat pemilih adalah hal logis.
RECALL,kursi anggoata DPR ditarik bila tidak mengemban amanah !
Kamis, 20 Maret 2014
info Baru, Caleg Pilihan DPR RI Dapil Yogyakarta
info baru updated , Caleg pilihan 2014 untuk anggota DPR RI dari dapil Yogyakarta :
1. Siti Hediati S atau Mbak Titik dari Partai Golkar
updated info 20 maret 2014.
:Popularitasnya makin meningkat seiring makin luasnya dukungan masyarakat.
2. KRMT Roy Suryo dari Partai Demokrat.
Pria ini sekarang menjabat Menpora, dan sangat merakyat di daerahnya.
Info updated 20 maret:
Keberhasilan dan ketenaran selama menjabat Menpora ,serta kerajinannya mengunjungi masyarakat makin mengerek dukungan.
3. Juwarto dari PDIP
Pak Juwarto sebelumnya adalah anggota DPR RI dari Dapil Yogyakarta. 2009-2014.
Info updated 20 maret :Dukungan dari masyarakat tradisional PDIP cukup banyak dan memfokus kepada pak Juwarto.
4. Prof. Suhardi dari Gerindra
Beliau adalah ketua umum Gerindra, Partai yang didirikan oleh Prabowo Subianto, yang menjabat Dewan Pembina.
info updated : Konsistensinya dengan puasa gandum mengundang simpati banyak masyarakat.
Puasa gandum yaitu tidak makan makanan yang berasal dari gandum (gandum tidak dapat tumbuh di Indonesia, sehingga harus import)
Untuk saat ini hanya ditampilkan 4 Caleg pilihan yang memperoleh dukungan dari pendapat masyarakat,urutan selanjutnya tidak ditampilkan karena perbedaan perolehan angkanya sangat tipis.
Pengumpulan pendapat dilakukan pada bulan Februari 2014 - 1 Maret 2014 dan diposting tgl 4 Maret 2014. dengan pengamatan lapangan dan sample random tercluster dan informasi tambahan.
1. Siti Hediati S atau Mbak Titik dari Partai Golkar
updated info 20 maret 2014.
:Popularitasnya makin meningkat seiring makin luasnya dukungan masyarakat.
2. KRMT Roy Suryo dari Partai Demokrat.
Info updated 20 maret:
Keberhasilan dan ketenaran selama menjabat Menpora ,serta kerajinannya mengunjungi masyarakat makin mengerek dukungan.
3. Juwarto dari PDIP
Pak Juwarto sebelumnya adalah anggota DPR RI dari Dapil Yogyakarta. 2009-2014.
Info updated 20 maret :Dukungan dari masyarakat tradisional PDIP cukup banyak dan memfokus kepada pak Juwarto.
4. Prof. Suhardi dari Gerindra
Beliau adalah ketua umum Gerindra, Partai yang didirikan oleh Prabowo Subianto, yang menjabat Dewan Pembina.
info updated : Konsistensinya dengan puasa gandum mengundang simpati banyak masyarakat.
Puasa gandum yaitu tidak makan makanan yang berasal dari gandum (gandum tidak dapat tumbuh di Indonesia, sehingga harus import)
Untuk saat ini hanya ditampilkan 4 Caleg pilihan yang memperoleh dukungan dari pendapat masyarakat,urutan selanjutnya tidak ditampilkan karena perbedaan perolehan angkanya sangat tipis.
Pengumpulan pendapat dilakukan pada bulan Februari 2014 - 1 Maret 2014 dan diposting tgl 4 Maret 2014. dengan pengamatan lapangan dan sample random tercluster dan informasi tambahan.
Langganan:
Postingan (Atom)