Selasa, 08 April 2014

SELAMAT MENCOBLOS CALEG PILIHAN ANDA, mohon kejujuran penghitungan suara rakyat

Kepada seluruh warga masyarakat  dimanapun anda berada , kami mengucapkan selamat mencoblos  Caleg Pilihan anda, dan semoga aspirasi kita semua  dapat terwakili  oleh para Caleg tersebut.

Untuk lembaga terutama yang menyelenggarakan hitung cepat, keilmuan tidak perlu disembunyikan dan jangan dipleintir , mohon di jelaskan metode dan definisi margin error dan arti tingkat kepercayaan pada masyarakat.Masyarakat masih banyak yang bingung dengan ilmu statistik, tetapi jangan dipersulit memahaminya.  Kita sudah sering mengalami kesenjangan antar disiplin ilmu, sehingga ekonom kita hanya percaya pada industri pakaian, kaos kaki, sepatu, ( industi limbah, industri tukang jahit) , dan tidak dapat percaya pada industri berteknologi tinggi, seperti komputer, mesin, pengolahan logam, software. dll.

Untuk referensi sederhana,Margin Error sering disalah artikan sebagai selisih kesalahan hasil survei terhadap aktual, padahal pengertian yang betul tidak demikian. Untuk lebih detail bisa dibuka buku buku statistik yang banyak tersedia di toko buku dan perpustakaan.Secara sedehana, margin error  yaitu :
"The margin of error is a statistic expressing the amount of random sampling error in a survey's results".Margin error adalah ungkapan  statistik mengenai jumlah kesalahan  random sampling pada suatu hasil survei.

Sedangkan Tingkat kepercayaan , pengertian sederhanya bisa dilihat di
http://en.wikipedia.org/wiki/Confidence_interval 

yaitu : In statistics, a confidence interval (CI) is a type of interval estimate of a population parameter and is used to indicate the reliability of an estimate. 

Jadi begitulah hasil survei adalah mengandung unsur estimasi =  perkiraan =  prediksi = ramalan.
Margin error dalam bahasa sederhana adalah  naik turunmya nilai hasil survei, bukan dibandingkan dengan nilai  nyata.
Meskipun demikian. survei sangat berguna karena memberikan gambaran  tapi itu bukan hasil nyata. Survei menggunakan sample , jadi tidak dilakukan ke setiap orang dalam anggota  populasi.Demikian juga dengan hitung cepat bila, tidak setiap TPS di seluruh Indonesia dihitung hasilnya, maka secara ilmu statistik, itu  tetap survei.

( maaf halaman...,,..>> hilang.....)